Ticker

6/recent/ticker-posts

Yang Punya Bisnis Wajib Tahu, Ini Alasan Ongkir JNE bisa Beda!

JNE adalah salah satu ekspedisi pengiriman yang sudah dipercaya oleh masyarakat. Hampir semua UMKM yang jualan dalam suatu market place menggunakan jasa kurir JNE untuk mengantarkan barang milik pembelinya. Meski JNE bisa mengantarkan paket kemanapun tujuannya, hal tersebut tidaklah gratis. Pembeli harus rela membayar ongkir JNE sesuai dengan ketentuan dari pihak ekspedisi tersebut. Kalaupun ongkir JNE dinyatakan gratis ketika Anda berbelanja di toko online, gratis ongkir bukan diberikan oleh pihak JNE melainkan dari pihak toko online dalam bentuk voucher gratis ongkir.



Mungkin sebagian dari Anda masih ada yang bertanya tanya mengapa pembayaran ongkir bisa berbeda. Terkadang, si A memberi barang dalam jumlah yang banyak, tetapi ongkir yang dibayarnya tidaklah banyak. Ada si B yang hanya memesan barang yang bentuknya kecil, tetapi ongkos kirimnya mahalnya minta ampun. Daripada Anda menerka nerka bahwa JNE pilih kasih, ada baiknya Anda mengetahui beberapa ketentuan yang telah diterapkan JNE dalam mengirimkan barang kepada pengguna jasanya. Salah hitung ongkos kirim bisa dibilang sangat sedikit kemungkinannya  karena sistemnya sudah dibuat secara otomatis. Inilah beberapa hal yang mempengaruhi ongkos kirim JNE yang berbeda beda.

Berat Paket

Salah satu faktor yang mempengaruhi ongkir JNE adalah berat paket. Ketika Anda membeli barang di toko online, ada baiknya Anda melihat dulu berat barang yang akan dibeli. Berat barang biasanya akan dijelaskan secara rinci di deskripsi. Mengenai berat barang, barang yang beratnya kurang dari 1 kg gram, tetaplah akan dihitung atau dibulatkan menjadi 1 kg. Hal tersebut sudah menjadi ketentuan dari semua ekspedisi yang mengirimkan barang kepada masyarakat. Jadi, semakin berat barang yang Anda beli, maka biaya ongkos kirim yang akan ditanggung juga semakin besar. Bisa jadi, ongkir malah lebih mahal daripada harga barang yang Anda beli.

Jarak atau Tujuan Pengiriman

Ketika Anda berbelanja di toko online, Anda pastinya sering melihat ada keterangan biaya ongkir dari berapa rupiah sampai berapa rupiah. Hal tersebut adalah kisaran ongkos kirim yang dipatok oleh toko online agar pembeli bisa mengetahuinya dan tidak kaget saat ongkir yang dibayarkan ternyata mahal. Mahal atau tidaknya ongkos kirim salah satunya dipengaruhi oleh tujuan pengiriman. Jika jarak antara toko online dengan rumah pembeli dekat, maka ongkos kirim akan murah meriah. Tetapi jika jarak pengiriman jauh apalagi sampai beda pulau atau beda negara, maka biaya kirim pastinya cukup merogoh kocek.

Jenis Paket

Ketika Anda pernah mengirimkan sebuah paket lewat ekspedisi pengiriman, misalnya JNE, customer service pastinya akan menawarkan beberapa jenis paket kepada pengguna jasanya. Mulai dari paket regular sampai paket kilat. Paket regular biasanya akan sampai dalam waktu 4 hari sampai 6 hari. Sedangkan paket kilat bisa saja paket sampai dalam waktu satu sampai 2 hari saja meski jaraknya jauh. Semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan paket, maka semakin mahal biaya ongkos kirimnya. Biasanya, paket regular dikirimkan lewat jalur darat dan paket kilat ada yang mengirimkan lewat jalur udara. Tentu saja pengiriman paket lewat jalur udara lebih mahal dibandingkan jalur darat bukan?

Sebagai pembisnis yang handal, Anda memang diharuskan untuk bekerjasama dengan eskpedisi terpercaya seperti JNE. Meski mungkin ongkir JNE terbilang cukup mahal untuk jarak jauh, tetapi ekspedisi tersebut menjamin keselamatan barang yang Anda beli. Selain memikirkan pengiriman barang, seorang pembisnis juga harus bisa mengatur keuangan agar untung rugi dalam bisnis bisa terlihat dengan jelas. Salah satu aplikasi yang bisa membantu mengatur keuangan bisnis Anda yaitu bukuwarung.com yang bisa didownload lewat playstore. Ketika Anda menggunakan aplikasi buku warung, segala jenis keuangan mulai dari modal, tagihan sampai utang pun bisa diakumulasi dengan baik. Semoga bermanfaat!

Deskripsi: ongkir JNE bisa berbeda karena dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu berat paket, jarak pengiriman dan jenis paket.

Post a Comment

0 Comments