Ticker

6/recent/ticker-posts

Taiwan Menawarkan Penerbangan Palsu Buat Masyarakat yang Rindu Melancong

Sesudah jalani lockdown semasa beberapa bulan, masyarakat Taiwan perlahan-lahan kembali pada kehidupan normal. Tetapi mereka belum juga dapat melancong dengan bebas, khususnya buat yang ingin berekreasi. Buat menanganinya, salah satunya lapangan terbang disana memberi service melancong palsu dimana penumpang dapat check-in, melalui kontrol paspor, serta naik ke pesawat. Tetapi, pesawat tidak akan terlepas landas.



Lapangan terbang Songshan mulai tawarkan service penerbangan palsu ini semenjak akhir bulan Juli. Waktu itu telah ada 7.000 peminat. Sekitar 60 orang diambil dengan cara acak untuk nikmati service unik itu.

Pencinta service lapangan terbang akan lewat mekanisme normal seperti seorang calon penumpang pesawat. Mereka memperoleh ticket yang nanti akan dicheck petugas, lewat imigrasi, dan naik pesawat Airbus A330 punya China Airlines.

Pesawat yang telah penuh terisi penumpang tidak akan terbang. Untuk alternatifnya, penumpang dapat terlibat percakapan serta ambil photo. Mereka akan dengarkan pembimbingan mengenai penjagaan Covid-19 dari pramugari sebelum diharap turun kembali lagi. Setelah itu, penumpang dapat ngopi serta nikmati kue dari restoran lapangan terbang, melalui imigrasi kembali lagi, serta pulang ke rumah.

"Saya ingin tinggalkan negara ini, tetapi sebab pandemi penerbangan jadi tidak dapat dilaksanakan," narasi Hsiao Chun-wei, ibu 38 tahun yang merencanakan terbang bersama-sama si putra.

"Saya berharap pandemi akan selekasnya usai supaya kita dapat terbang betulan lagi," papar wanita 48 tahun namanya Tsai.

Minimal, service lapangan terbang Songshan dapat jadi penyembuh rasa rindu melancong untuk sesaat.

Post a Comment

0 Comments